kantorbolakantorbolakantorbolakantorbolakantorbola77kantorbola77kantorbola77kantorbola88kantorbola88kantorbola88kantorbola99kantorbola99kantorbola99

J2: J Retribusi (2021) 6.552

6.552
Trailer

Nonton Film J2: J Retribusi (2021) Streaming Movie Sub Indo

Nonton J2: J Retribusi (2021) Sub IndoSesuai dengan genrenya yakni film laga, adegan-adegan penuh perkelahian dan penyelamatan mulai bermunculan ketika sekelompok penjahat misterius di bawah pimpinan Taufiq (Ashraf Sinclair) melakukan sabotase di acara konferensi pers terkait peresmian peralihan hak atas hotel milik Dato’ Hasyim kepada pengusaha asal Tiongok bernama Liu Kang (Eric Chan). Bersama manajer hotel bernama Amy (Amelia Henderson) dan pengawal pribadi Liu Kang yang bernama Chang (Yiming Chen), Jay bertekad untuk menyelamatkan Nadi yang disandera, Dato’ Hasyim sang tuan sebagai salah satu incaran utama, dan beberapa orang tidak bersalah yang ikut hadir di hotel tempat kejadian berlangsung.

Meskipun tampak jelas berkiblat sekaligus terinspirasi dari formula khas film laga Hollywood, ‘J2: J Retribusi’ menghadirkan tampilan berbagai adegan berlaga yang terbilang baik secara menyeluruh. Suasana ketegangan tersampaikan kepada penontonnya, terlebih pemilihan penggambaran suasana pengepungan terhadap seluruh bagian hotel tercerminkan dari keberadaan para penjahat hampir di setiap sudut ruang. Sebagai pemeran utama, Zul Arifin menampilkan kegiatan berlaga yang gemilang. Bentuk badan yang mendukung membuat penonton dapat dengan mudah memercayai bahwa kemenangan akan berada di dalam genggaman karakter Jay yang ia perankan. Koreografi bela diri melawan musuh ditampilkan secara luwes tanpa terlihat sedikitpun kecanggungan.

Download Film J2: J Retribusi (2021) Streaming Movie Sub Indo

Download Surviving The Wild (2018) – Namun sangat disayangkan, harus dikatakan bahwa kehebatan Zul Arifin terbatas hanya pada setiap adegan aksi. Ketika tiba pada tuntutan permainan emosional, ia seakan tengah membentengi diri dari penonton dengan menyembunyikan ekspresi. Hal yang sangat terkesan berkebalikan dengan karakter Jay yang dipandang hangat oleh Nadi si gadis kecil berusia 9 tahun. Jika memang Jay sehangat itu bagi putri sang tuan, seharusnya Zul Arifin bisa menampilkan ekspresi yang juga penuh dengan kehangatan, bukan ekspresi monoton yang membuatnya terkesan kaku dan asing di depan Nadi. Dari permasalahan tersebut, peran Ainin Batrisya sebagai Nadi menjadi penyelamat kegagalan Zul Arifin dalam berekspresi karena ia mampu meyakinkan penonton bahwa Jay benar-benar merupakan sosok pengawal setia yang paling bisa diandalkan dan penuh kasih sayang.

Permainan peran yang memukau justru datang dari tokoh antagonis, yaitu Ashraf Sinclair. Mendiang Ashraf bermain dengan sangat apik, dari segi penjiwaan karakter secara maksimal, pelafalan dialog yang terdengar natural dan meyakinkan, serta keluwesannya bersentuhan langsung dengan pistol. Dalam kata lain, Ashraf benar-benar menikmati perannya sebagai Taufiq yang kejam sekaligus berjam terbang tinggi dalam dunia kejahatan. Selebihnya, permainan peran para aktor lain hanya dapat dikatakan cukup pada porsinya tanpa berhasil mencuri perhatian. Beralih pada pembicaraan terkait elemen sinematografi, film ‘J2: J Retribusi’ tampil dengan baik dan cukup meyakinkan seperti kebanyakan film laga. Kamera menyorot pergerakan bela diri yang cukup mendetail. Sorotan-sorotannya terbilang mahir dalam menjadi perpanjangan indera para tokoh dalam situasi yang menuntut kewaspadaan terhadap serangan musuh.